Namun, investor memberikan respons negatif terhadap sejumlah laporan keuangan. Sebagai contoh, saham Caterpillar (CAT.N) anjlok 9 persen pada Kamis setelah perusahaan mempertahankan proyeksi pertumbuhan penjualan tahunan, meskipun permintaan terhadap peralatan listrik untuk pusat data masih kuat.
“Standar ekspektasi terhadap kinerja keuangan perusahaan sudah sangat tinggi. Jika perusahaan gagal memenuhi atau melampaui ekspektasi tersebut, sahamnya bisa mendapat tekanan,” kata kepala strategi pasar di Franklin Templeton Institute, Chris Galipeau.
Apple dijadwalkan merilis laporan keuangannya pada Senin. Saham produsen iPhone tersebut telah menguat sekitar 27 persen sepanjang tahun ini. Hasil kinerja juga dinantikan dari perusahaan semikonduktor AMD dan Qualcomm (QCOM.O), serta Palantir yang dapat memberikan gambaran lain mengenai perkembangan perdagangan saham berbasis AI.
McDonald’s (MCD.N), Amgen (AMGN.O), dan ConocoPhillips (COP.N) termasuk di antara lebih dari 100 perusahaan anggota S&P 500 yang dijadwalkan merilis laporan keuangan pada pekan depan.
Laporan ketenagakerjaan AS untuk Oktober yang dirilis Jumat depan akan memberikan gambaran penting mengenai kondisi perekonomian AS.
(NIA DEVIYANA)