Hingga semester I-2026, produksi minyak dan gas MEDC tercatat sebesar 170,1 ribu barel setara minyak per hari (mboepd).
Sementara itu, PGAS berpotensi kehilangan premi harga ekspor pada segmen niaga gas.
Kendati demikian, volume distribusi gas perusahaan masih berpotensi terjaga apabila pasokan yang sebelumnya dialokasikan untuk ekspor dapat diserap oleh pasar domestik.
Phintraco juga menyoroti penerapan harga gas bumi tertentu (HGBT) sebesar USD6-7 per MMBtu yang berpotensi membatasi margin niaga PGAS. Risiko tersebut dapat meningkat apabila pengalihan pasokan gas ke pasar domestik tidak disertai penyesuaian kompensasi dari pemerintah.
Hingga September 2026, volume penjualan gas PGAS tercatat sebesar 827 BBTUD.
Investor perlu mencermati perkembangan kebijakan alokasi gas serta langkah mitigasi kedua emiten untuk menjaga margin dan profitabilitas di tengah perubahan komposisi pasar ekspor dan domestik.