Adapun segmen kaveling komersial di kawasan pusat bisnis atau central business district (CBD) PIK2 menyumbang Rp866 miliar. Capaian ini mencerminkan permintaan terhadap lahan komersial untuk mendukung kegiatan usaha di kawasan tersebut.
PANI terus mengembangkan PIK2 dengan melengkapi fasilitas rekreasi, pusat kuliner, dan area komersial. Dari sisi konektivitas, kawasan ini didukung dengan pengoperasian secara fungsional sebagian ruas Tol KATARAJA yang menghubungkan PIK2 dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. PIK2 juga memiliki Nusantara International Convention Exhibition (NICE) untuk kegiatan MICE serta Dermaga CBD Beachwalk yang menjadi akses menuju Kepulauan Seribu.
Perseroan turut mengembangkan Hotel Hilton PIK2 yang ditargetkan mulai beroperasi pada semester II-2027. Kehadiran hotel tersebut diharapkan melengkapi fasilitas akomodasi dan mendukung aktivitas bisnis maupun pariwisata di kawasan PIK2.
Dalam menjalankan pengembangan kawasan, PANI memiliki cadangan lahan atau land bank seluas 1.828 hektare yang dikelola melalui 12 entitas anak. Cadangan lahan tersebut menjadi modal bagi perseroan untuk melanjutkan pengembangan proyek dan memperluas potensi bisnis di PIK2.
(Rahmat Fiansyah)