Komisaris Utama MUTU International, Sandiaga Uno menambahkan, MoU tersebut membuka peluang kolaborasi di berbagai bidang, mulai dari inspeksi teknis, pengujian tanpa merusak (Non-Destructive Testing/NDT), Quality Assurance/Quality Control (QA/QC), sertifikasi dan kalibrasi, hingga pemantauan lingkungan serta verifikasi dan validasi karbon.
Peluang kerja sama juga mencakup layanan Environmental, Social, and Governance (ESG), pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (Wastewater Treatment Plant/WWTP), pembersihan tangki (tank cleaning), hingga pengolahan lumpur minyak (oil sludge treatment).
"Cakupan tersebut mencerminkan peluang pengembangan sinergi yang tidak hanya berfokus pada keandalan aset dan kualitas operasional, tetapi juga pada aspek pengelolaan lingkungan dan keberlanjutan," kata Sandiaga.
Menurut dia, meningkatnya perhatian industri terhadap efisiensi, keselamatan kerja, kepatuhan, dan kinerja lingkungan membuat kolaborasi lintas kompetensi semakin penting dalam mendukung transformasi sektor energi.
Bagi MUTU International, penguatan kemitraan dengan PertaMC juga sejalan dengan strategi pengembangan kapabilitas layanan dan perluasan peluang bisnis. Perseroan berharap dapat menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan industri sekaligus memperkuat daya saing perusahaan.