Sementara pada Mei, jumlah saham treasuri sekitar 114,7 juta saham. Artinya, ada penambahan lebih dari 530 juta saham treasuri sepanjang akhir Mei hingga akhir Agustus 2026.
Selain memperpanjang buyback, MBMA juga dikabarkan berencana melakukan pencatatan saham di bursa saham Hong Kong. Perseroan mempertimbangkan penerbitan Hong Kong Depository Receipts (HDR) dalam rangka penggalangan dana. Namun, rencana tersebut ditegaskan belum final.
"Perseroan belum menetapkan keputusan maupun rencana definitif terkait pencatatan saham di Bursa Hong Kong," kata Teddy.
Harga saham MBMA ditutup menguat 4 persen ke Rp520 per saham. Angka itu mencerminkan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp56,16 triliun.
(Rahmat Fiansyah)