Saham berkapitalisasi besar turut berpeluang menikmati perbaikan sentimen terhadap aset Indonesia. Kredibilitas fiskal yang lebih kuat dapat meningkatkan minat investor asing dan mendukung arus modal masuk ke pasar domestik.
Sebaliknya, sektor yang sangat bergantung pada belanja pemerintah berpotensi menghadapi ekspektasi pertumbuhan yang lebih rendah jika kebijakan fiskal bergerak lebih hati-hati.
Risiko utama, menurut Raja, terletak pada kemampuan pemerintah mempertahankan disiplin tersebut ketika menghadapi kenaikan biaya subsidi dan kebutuhan pendanaan untuk berbagai program prioritas pemerintah.
"Secara keseluruhan, kami melihat penunjukan tersebut positif bagi pasar saham Indonesia, dengan manfaat valuasi dari peningkatan kredibilitas fiskal kemungkinan lebih besar daripada dampak dari stimulus yang lebih terukur," tulis Raja. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.