"Langkah ini diharapkan dapat membantu perseroan memulihkan kondisi keuangan dan memenuhi persyaratan untuk keluar dari sanksi suspensi perdagangan saham di BEI," tulis manajemen TGRA dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (25/9/2026).
Manajemen TGRA menilai, masuknya konsorsium investor ke dalam struktur pemegang saham dapat mempercepat pemulihan kondisi finansial perseroan.
Tambahan modal itu juga akan mendukung kelanjutan pembangunan sejumlah pembangkit listrik tenaga mini hidro (PLTMH) yang sebelumnya terkendala akibat persoalan keuangan.
Sebelumnya, TGRA masuk dalam daftar 59 emiten yang berpotensi mengalami delisting per 30 Juni 2026.
Status tersebut berkaitan dengan penghentian sementara perdagangan saham TGRA yang telah berlangsung lebih dari satu tahun sejak pertengahan 2025.
(DESI ANGRIANI)