“Kinerja pada sembilan bulan pertama 2026 ditopang ditopang oleh pertumbuhan produktivitas pada seluruh lini jasa pertambangan utama perseroan mulai dari pemindahan batuan penutup (overburden removal), produksi batu bara (coal getting), hingga pengangkutan batubara (coal hauling) yang secara konsisten melampaui target rencana kerja (business plan) tahun berjalan,” ujar Corporate Secretary Samindo Resources Ahmad Zaki Natsir di Jakarta, Senin (2/11/2026).
Berdasarkan data perseroan, hingga September 2026 realisasi overburden (OB) removal mencapai 28,32 juta bank cubic meter (bcm), melonjak 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 23,04 juta bcm, sekaligus melampaui target rencana kerja sebesar 25,59 juta bcm atau 11 persen di atas target.
Sejalan dengan OB removal, volume coal getting tumbuh 11 persen menjadi 4,20 juta ton dibandingkan 3,76 juta ton pada kuartal III-2025, serta melampaui target rencana kerja sebesar 3,73 juta ton atau 13 persen di atas target.
Tren positif tersebut turut diikuti segmen coal hauling yang mencatatkan volume angkut sebesar 18,24 juta ton, tumbuh dari realisasi 17,71 juta ton pada periode tahun sebelumnya sekaligus melampaui target rencana kerja.
Menurut Zaki, capaian operasional di atas target ini didukung oleh kondisi cuaca tambang yang lebih kondusif dengan jam hujan yang lebih rendah, optimalisasi jarak angkut (hauling distance) di pit tambang yang lebih pendek, peningkatan ketersediaan armada alat berat (truck availability), serta keberhasilan mempertahankan zero fatality.