Dari sisi global, Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan pada 3,75 persen-4,00 persen pada Oktober 2026, tetapi masih membuka kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember di tengah tekanan inflasi.
Inflasi di Negeri Paman Sam meningkat, dengan inflasi konsumen mencapai 3,7 persen secara tahunan dan inflasi PCE sebesar 3,6 persen pada September 2026.
Tekanan inflasi turut dipengaruhi tingginya harga energi, dengan harga minyak mentah masih berada di atas USD100 per barel.
Sementara itu, ekonomi AS tumbuh lebih kuat dengan laju tahunan 3,4 persen pada kuartal III-2026, dibandingkan 2,2 persen pada kuartal sebelumnya. Pertumbuhan tersebut ditopang investasi swasta dan konsumsi rumah tangga yang tetap kuat.
Di kawasan lain, ECB dan Bank of Japan mempertahankan suku bunga, sedangkan ekonomi China tumbuh 4,5 persen secara tahunan pada kuartal III-2026.