IDXChannel - PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) menyiapkan penerbitan tiga instrumen utang baru untuk membiayai pelunasan sejumlah surat utang yang jatuh tempo pada November 2026.
Dalam prospektus terbaru, Kamis (8/10/2026) INKP memiliki tiga kewajiban utang yang akan jatuh tempo pada bulan depan, termasuk dalam denominasi rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS).
Kewajiban ini mencakup Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III Tahun 2023 Seri B dengan peringkat idA+ senilai Rp739,72 miliar yang jatuh tempo pada 21 November 2026.
Pada tanggal yang sama, perseroan juga harus melunasi Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2023 Seri B berperingkat idA+(sy) senilai Rp303,56 miliar.
Sementara itu, surat utang dalam denominasi dolar AS berupa Obligasi USD Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2023 Seri B berperingkat idA+ senilai US$900.000 akan jatuh tempo pada 22 November 2026.
Untuk memenuhi kewajiban tersebut, INKP berencana menerbitkan tiga instrumen utang baru sepanjang 2026. Instrumen tersebut terdiri atas Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III Tahun 2026 dengan nilai Rp2 triliun, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2026 senilai Rp1,5 triliun, serta Obligasi USD Berkelanjutan III Tahap II Tahun 2026 senilai USD13,76 juta.
Rencana penerbitan surat utang baru tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan mengelola kewajiban yang segera jatuh tempo melalui skema refinancing.
(DESI ANGRIANI)