Namun, komposisi inflasi masih menunjukkan tekanan biaya yang belum sepenuhnya mereda.
Kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta transportasi menjadi kontributor terbesar inflasi tahunan, masing-masing sebesar 1,40 ppt dan 0,59 ppt.
Pada kelompok pangan, kenaikan harga rempah-rempah dan kebutuhan pokok, terutama protein serta beras, masih menjadi pendorong.
Harga kelompok tersebut tercatat tumbuh rata-rata 19,3 persen secara tahunan.
Sementara itu, inflasi transportasi masih dipengaruhi kenaikan harga bahan bakar.
Harga minyak mentah Brent melonjak 93 persen secara tahunan menjadi USD125 per barel pada Oktober 2026, dibandingkan USD64,5 per barel pada periode yang sama tahun lalu.