Nilai setoran ini mencapai Rp14,57 triliun atau 178 persen dari total ekuitas ULTJ. Angka tersebut mencerminkan bahwa ekuitas FFI lebih besar ketimbang ULTJ, sehingga transaksi ini bersifat material.
Perseroan menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 27 Oktober 2026. Selain mengesahkan masuknya Frisian Flag, RUPSLB juga akan mengubah susunan direksi dan komisaris perseroan, serta pembagian dividen tunai.
Jika sesuai rencana, FCIH dan entitasnya akan menguasai 37 persen saham ULTJ. Sementara bagi pemegang saham publik, rights issue ini berpotensi menciptakan dilusi kepemilikan hingga 43,11 persen jika tak menebus haknya.
(Rahmat Fiansyah)