Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) juga masuk dalam daftar pemberat indeks setelah turun 23,15 persen dan menyumbang tekanan 16,66 poin.
Dari sektor perbankan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) masing-masing memberikan kontribusi negatif 16,20 poin dan 14,35 poin. Saham BBRI terkoreksi 3,78 persen, sedangkan BMRI melemah 4,62 persen.
Lebih lanjut, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) turut masuk dalam jajaran 10 saham dengan kontribusi negatif terbesar. AMMN turun 9,43 persen dan membebani IHSG sebesar 14,47 poin, sedangkan EMAS terkoreksi 18,35 persen dengan kontribusi negatif 11,34 poin.
Memasuki pekan pertama November, pelaku pasar akan mencermati sejumlah sentimen global dan domestik. Dari eksternal, perhatian tertuju pada pemilu paruh waktu (midterm elections) Amerika Serikat (AS) pada 3 November 2026.
Sementara dari dalam negeri, investor akan menantikan rilis sejumlah indikator ekonomi, mulai dari indeks manufaktur PMI, neraca perdagangan, inflasi, pertumbuhan ekonomi kuartal III-2026, cadangan devisa, hingga indeks harga rumah.