“Kalau enam bulan ke depan saya melihat tetap tren pelemahan, mungkin akan menyentuh all-time low lagi, mungkin akan trading sampai ke Rp18.200,” ungkap Stefanus.
Meski begitu, Stefanus menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar tetap sulit diproyeksikan secara mutlak mengingat perubahan sentimen pasar keuangan global berlangsung sangat dinamis. (Febrina Ratna Iskana)