Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS merosot 0,5 persen menjadi USD101,91 per barel.
Kedua acuan tersebut telah turun sekitar 3 persen pada Rabu (16/9/2026).
Harga Brent sempat jatuh lebih dari USD3 pada perdagangan Kamis ke level terendah sejak 10 September. WTI juga sempat turun lebih dari USD3 ke level terendah sejak 11 September.
Penurunan terjadi setelah muncul laporan bahwa Arab Saudi menawarkan tambahan kargo minyak mentah kepada penyuling Asia melalui mekanisme pemindahan muatan antarkapal di lepas pantai pelabuhan Sohar, Oman.
Tambahan pasokan tersebut dapat mengimbangi sebagian gangguan akibat serangan terhadap pipa East-West menuju Laut Merah.
Arab Saudi juga berupaya memulihkan sekitar setengah kapasitas pipa minyak East-West dalam beberapa hari setelah jalur tersebut terhenti pada pekan lalu akibat serangan pesawat nirawak, menurut laporan Bloomberg.