IDXChannel – Harga emas turun pada Selasa (11/8/2026), tetapi masih bertahan di dekat level tertinggi lebih dari dua bulan yang dicapai sebelumnya.
Pelaku pasar menunggu data inflasi utama Amerika Serikat (AS) yang dapat memengaruhi ekspektasi terhadap arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Harga emas spot turun 0,50 persen menjadi USD4.368,24 per troy ons. Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh USD4.434,84 per troy ons, level tertinggi sejak 5 Juni, dalam upaya menembus rata-rata pergerakan 100 hari (MA-100) yang saat ini berada di USD4.387,92.
“Pasar menantikan data inflasi pekan ini untuk mendapatkan semacam konfirmasi bahwa inflasi masih terkendali,” ujar Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist di Zaner Metals, Peter Grant, dikutip Reuters.
Menurut Grant, perlambatan inflasi tahunan berdasarkan data indeks harga konsumen (CPI) AS dapat terus menjadi sentimen positif bagi harga emas.