Kondisi ini menjadi tekanan bagi emas, meskipun logam mulia secara tradisional dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi.
Suku bunga yang lebih tinggi membuat emas menjadi kurang menarik karena investor dapat memilih aset yang memberikan imbal hasil.
Pelaku pasar kini melihat peluang sekitar 94 persen untuk kenaikan suku bunga pada Desember, berdasarkan CME FedWatch Tool.
The Fed menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin pada awal September dan mengisyaratkan bahwa kenaikan suku bunga lanjutan masih mungkin dilakukan dalam beberapa bulan mendatang.
Sejalan dengan sikap hawkish The Fed, sejumlah pejabat bank sentral AS memperingatkan bahwa risiko inflasi masih tinggi dan suku bunga mungkin perlu dinaikkan lebih lanjut.