Pergerakan harga minyak sawit cenderung mengikuti minyak nabati pesaing karena komoditas tersebut bersaing untuk memperoleh pangsa pasar dalam perdagangan minyak nabati global.
Dari sisi mata uang, ringgit Malaysia menguat 0,37 persen terhadap dolar AS.
Penguatan ringgit membuat harga minyak sawit menjadi sedikit lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang asing, sehingga turut membatasi permintaan. (Aldo Fernando)