Chen mengungkapkan, GOIN akan menggarap rantai layanan baterai secara menyeluruh, meliputi perdagangan dan penyewaan baterai, penyimpanan tenaga listrik dan pemasangan jaringan listrik, pengoperasian stasiun pengisian daya kendaraan listrik, serta reparasi dan pemeliharaan baterai.
Dia menerangkan, model utamanya adalah Battery-as-a-Service untuk truk listrik. GOIN memiliki dan mengelola baterai, sementara operator armada membayar biaya sewa berkala.
Dengan memisahkan kepemilikan baterai dari truk, biaya awal elektrifikasi armada menjadi lebih ringan bagi operator logistik. Sebab, peluang elektrifikasi kendaraan niaga jauh lebih besar daripada sekadar menjual truk listrik.
“Penandatanganan akta ini menandai GOIN resmi didirikan. Fokus kami sekarang adalah memastikan baterai, armada, dan rute pertama siap beroperasi dengan standar yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Chen.