Sebelumnya, melansir dari Reuters, Riyadh menuding kelompok bersenjata yang didukung Iran di Irak menyerang pipa minyak yang menghubungkan wilayah timur dan barat Arab Saudi. Serangan tersebut disebut berpotensi mengganggu hingga 4 persen pasokan minyak global.
Negara-negara Arab di Teluk juga menunda pembicaraan yang sebelumnya direncanakan dengan Iran, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap risiko gangguan pasokan energi di kawasan.
Harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) naik 1,27 persen menjadi USD102,68 per barel, sedangkan minyak Brent menguat 1,21 persen menjadi USD106,96 per barel.
“Pasar kemungkinan masih akan fokus pada risiko kenaikan harga minyak mentah yang dapat menambah tekanan inflasi dan pada akhirnya mendorong suku bunga lebih tinggi,” kata analis Mitsubishi UFJ Bank Yokoo Akihiko, dikutip Reuters.
Tekanan terhadap pasar juga datang dari kekhawatiran mengenai perkembangan AI. Sejumlah tokoh industri AI menyerukan perlambatan pengembangan teknologi tersebut.