Kenaikan yang relatif kecil tersebut berpotensi mengurangi alasan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan September.
Pasar uang kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September sekitar 40 persen, turun dari 54 persen sepekan sebelumnya berdasarkan CME Group FedWatch.
"Baik The Fed maupun pasar kemungkinan akan terus mencermati data hingga sesaat sebelum pertemuan FOMC September," kata Den Miki, senior rate strategist SMBC Nikko Securities, dalam catatannya, dikutip Reuters.
Pasalnya, data inflasi Agustus masih akan dirilis sebelum pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) bulan depan.
Selain itu, harga minyak mentah juga telah meningkat moderat sejak Juli sehingga berpotensi menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan bank sentral AS.