IDXChannel - Saham maskapai penerbangan pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) melonjak sekitar 30 persen pada perdagangan Senin (10/8/2026), didorong sejumlah sentimen yang dinilai menjadi katalis bagi perseroan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 15.02 WIB, saham GIAA melambung 31,48 persen atau 17 poin ke level Rp71 per saham. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp102,27 miliar.
Saham GIAA bahkan sempat menyentuh batas kenaikan harga atau Auto Rejection Atas (ARA) pada perdagangan hari ini.
Menurut riset BRI Danareksa Sekuritas, Senin (10/8), penguatan saham GIAA terutama didorong oleh dua sentimen utama, yakni perkembangan rencana merger dengan Pelita Air dan penantian investor terhadap laporan keuangan kuartal II 2026.
Manajemen GIAA menyatakan proses merger dengan Pelita Air masih berada dalam tahap kajian dan pembahasan bersama pemegang saham serta pihak-pihak terkait. Kajian dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai aspek strategis.