Seluruh saham baru yang diterbitkan dalam private placement tersebut akan diambil bagian oleh dua entitas terafiliasi dengan ultimate beneficial owner perseroan, Anthoni Salim.
Kedua entitas tersebut yakni PT Bakti Nusa Bangsa dan PT Bakti Nusa Jayasentosa, yang masing-masing akan mengambil sebanyak 175 juta saham baru.
Rencana PMTHMETD II ini akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Independen pada 11 Desember 2026.
Pada 3 November 2026, Bank Ina juga telah menerbitkan saham baru melalui private placement senilai Rp50 miliar. Saham tersebut diambil bagian oleh PT Indoperkasa Suksesjaya Reasuransi untuk mendukung pemenuhan ketentuan modal inti minimum bank.
(DESI ANGRIANI)