Adapun saham yang masuk dalam daftar kepemilikan saham konsentrasi tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC), memiliki Notasi Khusus atau termasuk dalam Efek dalam Pemantauan Khusus selama enam bulan terakhir juga tidak memenuhi kriteria seleksi awal.
Dari saham yang memenuhi kriteria tersebut, BEI memilih 20 saham dengan peringkat tertinggi berdasarkan tiga faktor, yaitu nilai transaksi di pasar reguler selama enam bulan terakhir, frekuensi transaksi di pasar reguler selama enam bulan terakhir, serta kapitalisasi pasar free float selama enam bulan terakhir.
Penghitungan indeks IDX Commodity 20 menggunakan metode Capped Adjusted Free Float Market Capitalization Weighted, yaitu metode pembobotan berdasarkan kapitalisasi pasar yang disesuaikan berdasarkan rasio free float.
Untuk menjaga agar bobot setiap saham tidak terlalu dominan dalam indeks, BEI menetapkan batas bobot maksimum setiap saham sebesar 15 persen untuk setiap saham. Penyesuaian bobot dilakukan pada saat evaluasi indeks. Indeks IDX Comodity 20 telah dihitung secara historis sejak hari dasarnya pada 1 September 2021 dengan nilai awal 100.
BEI melakukan evaluasi berkala indeks IDX Commodity 20 melalui evaluasi mayor dan evaluasi minor. Evaluasi mayor dilakukan pada akhir Februari dan Agustus untuk memilih kembali saham konstituen dan penyesuaian bobotnya dalam indeks.