IDXChannel – Prospek harga batu bara yang dinilai telah membentuk level dasar baru mendorong CGS International Sekuritas Indonesia (CGSI) menaikkan peringkat sektor batu bara menjadi neutral.
Di tengah prospek harga yang masih kuat dan ketahanan dividen emiten dalam berbagai siklus penurunan, analis CGSI Agung Putra Sulaiman dan Joanne Ong memilih PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) sebagai saham favorit di sektor tersebut.
Dalam riset berjudul Brand new day: a higher base for coal prices, yang terbit pada 12 Agustus 2026, CGSI menilai harga batu bara telah bergeser ke rentang perdagangan yang lebih tinggi.
Harga terendah batu bara Newcastle yang berada di kisaran USD47-USD48 per ton pada dekade 2010-an telah meningkat menjadi sekitar USD92 per ton pada 2025.
Sementara itu, harga pada Juli 2026 telah mencapai sekitar USD130 per ton, jauh di atas rata-rata USD98-USD110 per ton pada periode kenaikan harga batu bara di dekade 2010-an.