Jika lolos, material semacam ini bisa merusak peralatan dan mengganggu jalannya proses pengolahan.
Sistem kamera dua dimensi (2D) yang lama punya keterbatasan mendeteksi hal ini, terutama saat kondisi pencahayaan berubah atau warna material mirip dengan bijih di sekitarnya.
Tim metalurgi AMMAN kemudian mengembangkan sendiri sistem bernama 3D Particle Size Measurement (3DPM), berbasis laser triangulation yang dipasang di sepanjang jalur conveyor.
Sistem ini memindai bentuk, ukuran, dan volume material secara real-time dalam tiga dimensi, memberi operator waktu lebih awal untuk menghentikan aliran sebelum material bermasalah mencapai SAG Mill, sehingga risiko penanganan darurat di titik yang lebih berbahaya bisa ditekan.
Menurut Victor dari tim AMMAN, inovasi tersebut mencerminkan budaya perusahaan yang mendorong karyawan untuk terus mengembangkan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi dalam operasional sehari-hari.