sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Gunung Bromo Erupsi 5 November 2026, Aktivitas Wisata Diperketat

Ecotainment editor Avirista M/Kontributor
06/11/2026 14:21 WIB
Pengelola memastikan aktivitas wisata yang dilakukan sesuai rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Gunung Bromo Erupsi 5 November 2026, Aktivitas Wisata Diperketat. (Foto: MNC Media)
Gunung Bromo Erupsi 5 November 2026, Aktivitas Wisata Diperketat. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Aktivitas wisatawan di Gunung Bromo diperketat pascaerupsi gunung. Pengetatan ini dilakukan pengelola demi keamanan wisatawan di kawasan Gunung Bromo, usai erupsi Kamis sore (5/11/2026) pukul 17.11 WIB. 

Kepala BB-TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengungkapkan, Gunung Bromo erupsi pada Kamis sore (5/11/2026) pukul 17.11 WIB, tidak berdampak signifikan pada aktivitas wisata. Pihaknya juga memastikan aktivitas wisata yang dilakukan sesuai rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

"Pertama tentu kami masih menggunakan rekomendasi dari PVMBG selaku institusi yang mempunyai peran di sana di kawasan. Kita sudah melakukan sosialisasi ke pengunjung, karena memang ada jarak aman yang diperkenalkan itu," ucap Rudijanta Tjahja Nugraha, melalui keterangannya (6/11/2026).

Dia menegaskan, status Gunung Bromo masih berada di level III atau waspada, kendati sempat erupsi pada Kamis sore dengan mengeluarkan asap vulkanik setinggi 500 meter di atas kawah. Hal ini sebagaimana rekomendasi yang dikeluarkan oleh PVMBG yang terus melakukan pemantauan di gunung-gunung berapi aktif di Indonesia.

"Sampai saat ini belum ada perubahan status dari aktivitas Gunung Bromo, sebagai bahan rekomendasi dari PVMBG. Itu yang kami sampaikan terkait erupsi yang terjadi sore kemarin," kata Rudi, sapaan akrabnya 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement