IDXChannel - The Walt Disney Company (NYSE: DIS) kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan karyawan pada divisi sumber daya manusia (SDM) dan teknologi.
Dikutip dari Reuters, Rabu (30/9/2026), PHK dilakukan terhadap beberapa ratus karyawan di kedua divisi tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari perubahan yang berlangsung di perusahaan hiburan tersebut setelah Josh D'Amaro menjabat sebagai CEO pada Maret 2026.
Disney menghadapi periode transformasi yang dipengaruhi perkembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), penurunan pendapatan box office, serta persaingan yang semakin ketat dengan perusahaan layanan streaming.
Hingga akhir tahun fiskal 2025, Disney mempekerjakan sekitar 231.000 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 172.000 karyawan berada di Amerika Serikat (AS) dan 59.000 lainnya bekerja di luar AS.
Pada April 2026, Disney juga menghapus 1.000 posisi di kelompok pemasaran yang telah direorganisasi pada Januari. PHK tersebut juga mencakup sejumlah bagian lain, seperti studio dan bisnis televisi, ESPN, produk dan teknologi, serta beberapa fungsi korporasi.