IDXChannel - Walt Disney Company akan kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang akan memangkas ribuan pekerja.
Dilansir dari Bloomberg pada Selasa (3/11/2026), raksasa hiburan Amerika Serikat (AS) itu ingin menekan biaya dan meningkatkan profitabilitas.
Menurut sejumlah sumber, perusahaan telah meminta sejumlah manajer untuk menargetkan penghematan biaya tahunan sebesar 20 persen.
Selain pemangkasan jumlah tenaga kerja, perusahaan juga akan melakukan pengurangan pengeluaran lainnya untuk mencapai target tersebut.
Beberapa unit operasional—termasuk taman hiburan, saluran televisi, dan studio film—diperkirakan akan terkena dampak yang lebih besar dibandingkan unit lainnya.
Chief Executive Officer Disney, Josh D’Amaro, berencana untuk menginvestasikan kembali sebagian dari penghematan tersebut ke dalam program film dan televisi, pengembangan teknologi, serta bisnis kapal pesiar dan taman hiburan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Disney telah memangkas ribuan pekerja dan menghemat biaya hingga miliaran dolar, di tengah penurunan pendapatan dari televisi konvensional serta melambatnya pertumbuhan layanan streaming. (Wahyu Dwi Anggoro)