4. Gangguan Mineral Tulang dan Pertumbuhan
Penyakit ginjal kronik juga berdampak langsung pada struktur tulang dan pertumbuhan fisik anak. Hal ini terjadi karena ginjal memegang peranan kunci dalam proses metabolisme vitamin D serta pengaturan kadar kalsium dan fosfat.
“Yang keempat adalah gangguan mineral tulang dan juga pertumbuhan pada anak. Yang ternyata ginjal ini juga berfungsi untuk metabolisme vitamin D, sehingga apabila ini terganggu, maka nanti kadar vitamin D aktifnya akan menurun, penyerapan kalsium di usus akan menurun, belum lagi pada anak dengan penyakit ginjal tahap akhir, fosfatnya juga naik, nanti berpengaruh ke hormon paratiroid,” ungkap dia.
Ia menambahkan, mekanisme rumit tersebut pada akhirnya berdampak langsung pada kekuatan tulang anak serta pertumbuhan fisiknya.
“Kompleks mekanismenya ya, tapi nanti akan menyebabkan tulang anak itu bermasalah, jadi kepadatannya itu akan menurun dan juga dapat menyebabkan perawakan pendek pada anak dengan penyakit ginjal kronik tahap akhir,” tambah dr. Reza.
5. Penyakit Jantung (Kardiomiopati Dilatasi)
Komplikasi tak kalah fatal yang patut diwaspadai adalah penurunan fungsi jantung pada anak. Akumulasi dari kondisi hipertensi yang tak tertangani, kelebihan cairan kronis, hingga anemia berpotensi melemahkan kemampuan otot jantung untuk memompa darah.