sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wamenkeu Juda: Kebijakan Fiskal Melalui APBN Dituntut Berperan Optimal sebagai Shock Absorber

Economics editor Anggie Ariesta
28/09/2026 12:50 WIB
Kebijakan fiskal melalui APBN dituntut berperan optimal sebagai peredam guncangan (shock absorber) sembari menjaga disiplin dan keberlanjutan keuangan negara.
Wamenkeu Juda: Kebijakan Fiskal Melalui APBN Dituntut Berperan Optimal sebagai Shock Absorber. (Foto iNews Media Group)
Wamenkeu Juda: Kebijakan Fiskal Melalui APBN Dituntut Berperan Optimal sebagai Shock Absorber. (Foto iNews Media Group)

Untuk memperkuat benteng ekonomi nasional, koordinasi antara kebijakan fiskal, moneter, makroprudensial, serta regulasi jasa keuangan terus dipererat, salah satunya melalui wadah Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

“Ketahanan bukan berarti tidak adanya guncangan. Ketahanan adalah kemampuan kita untuk menyerap guncangan, beradaptasi terhadap perubahan, dan terus bergerak maju tanpa kehilangan kredibilitas dan kepercayaan publik,” kata Juda.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement