"Ruang untuk penerbitan SBN valas masih ada tergantung kondisi pasar dan kami telah menyiapkan dokumentasinya, selain potensi penarikan pinjaman program bilateral dan multilateral sebesar USD1,8 miliar yang siap ditarik pada kuartal IV-2026," ujar Suminto.
Dengan kombinasi lelang SBN domestik, penerbitan surat utang valas, dan penarikan pinjaman program, pemerintah berupaya memastikan kebutuhan pembiayaan APBN terpenuhi hingga akhir tahun dengan tetap memperhatikan kondisi pasar keuangan dan biaya utang.
(Rahmat Fiansyah)