"Itu merupakan keuntungan dan keunggulan khas Indonesia yang harus terus kita dorong, karena tidak dimiliki oleh negara lain. Kami bersama Kadin memiliki perhatian dan kesepahaman yang sama untuk mengembangkan potensi tersebut," ujar Sarmuji.
Sarmuji juga mengapresiasi komitmen Kadin dalam memperkuat peran IKM. Menurutnya, perhatian Kadin terhadap pengembangan IKM menjadi modal penting untuk membangun struktur industri yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan, terlebih Kadin memiliki jaringan dunia usaha yang luas, mulai dari perusahaan besar hingga pelaku usaha di berbagai daerah. Kemenperin siap memperkuat kolaborasi dengan Kadin, termasuk melalui peningkatan daya saing IKM dan penguatan keterkaitannya dengan industri berskala besar.
"Kesadaran dan perhatian Kadin terhadap industri kecil dan menengah merupakan hal yang luar biasa. Tentu kami menyambut baik dan mendukung langkah tersebut agar semakin banyak IKM yang berkembang dan naik kelas," imbuhnya.
Anindya turut mengapresiasi upaya Kemenperin dalam membangun keterkaitan dan kesesuaian (link and match) antara kebutuhan industri dan pengembangan kapasitas pelaku usaha. Ia menilai sinergi pemerintah dan Kadin perlu terus diperkuat untuk memperluas manfaat industrialisasi bagi dunia usaha di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Sarmuji menilai prospek industri nasional sedang baik, yang ditandai sejumlah indikator manufaktur yang berada di fase ekspansi. Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk mendorong industri tumbuh lebih tinggi lagi.