Namun, dia memberi sinyal bahwa data dan angka rincinya akan dipaparkan bersamaan dengan konferensi pers rilis kinerja APBN KiTa penutupan September 2026.
"Udah itu nanti kami akan beri tahu. APBN besok ya? Besok oke APBN kita untuk tutup bulan September. Oke makasih ya semuanya," ujar Suahasil.
Dalam forum refleksi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Suahasil menegaskan APBN 2027 dirancang sebagai katalis untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen, naik dari target APBN 2026 sebesar 5,4 persen.
Di samping itu, Suahasil juga membeberkan penerimaan dividen dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) hingga saat ini belum dicatat atau diperhitungkan dalam postur APBN 2026 maupun perancangan APBN 2027.
Menurutnya, kontribusi Danantara lebih dititikberatkan pada dampak riil penciptaan lapangan kerja dan penyelesaian masalah ekonomi di masyarakat ketimbang sekadar angka dividen.
(Dhera Arizona)