IDXChannel - Pemerintah bersama PT Pertamina Patra Niaga menghadirkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus untuk petani di Merauke, Provinsi Papua Selatan. Kehadiran SPBU tersebut untuk mendukung penyaluran BBM subsidi dalam rangka meningkatkan produksi pertanian di kawasan lumbung pangan nasional.
Peresmian SPBU Khusus Petani di SPBU PT Bunda Yeni Sulistyawati, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua Selatan itu dihadiri oleh Bupati Merauke, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Merauke, manajemen Pertamina Patra Niaga perwakilan Maluku dan Papua, hingga para Penyuluh Pertanian.
Pendirian SPBU Khusus Petani ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman ke Merauke pada 4 Juli 2026. Kehadiran SPBU tersebut diharapkan dapat semakin memudahkan petani memperoleh BBM bersubsidi untuk mendukung operasional kegiatan usaha tani, terutama penggunaan alat dan mesin pertanian.
Dalam sambutannya, Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze menyampaikan bahwa keberadaan SPBU Khusus Petani merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan dan menjawab kebutuhan petani di lapangan.
“SPBU ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk melayani petani dan menjawab kebutuhan petani, khususnya dalam memperoleh BBM untuk mendukung kegiatan pertanian,” ujarnya, Jumat (25/9/2026).
Yoseph juga mengingatkan seluruh pihak agar pemanfaatan BBM bersubsidi dilakukan sesuai dengan ketentuan dan peruntukannya. Pengawasan perlu diperkuat untuk memastikan tidak terjadi penyelewengan sehingga subsidi benar-benar diterima dan dimanfaatkan oleh petani yang berhak.
Sementara itu, Perwakilan Pertamina Patra Niaga menyampaikan bahwa pendirian SPBU Khusus Petani merupakan bagian dari upaya Pertamina dalam memperkuat jaringan penyaluran BBM bersubsidi, khususnya di wilayah yang menjadi sentra dan lumbung pangan nasional. Penguatan akses terhadap BBM bersubsidi diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan usaha tani, termasuk pengoperasian traktor dan alat mesin pertanian lainnya, sehingga kegiatan pengolahan lahan hingga penanaman dapat berjalan lebih optimal.
Sementara itu, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyatakan pemerintah menggelontorkan bantuan sektor pertanian senilai Rp1,33 triliun untuk Provinsi Papua Selatan guna memperkuat kawasan tersebut sebagai lumbung pangan Indonesia Timur. Bantuan diserahkan langsung oleh Mentan Amran saat menghadiri Gerakan Tanam Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR).
“Total bantuan untuk Papua Selatan tahun 2026 mencapai Rp1,33 triliun. Semua bantuan ini untuk masyarakat, untuk meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani,” kata Amran.
Dukungan tersebut mencakup pembangunan lahan dan irigasi, alsintan, benih, pupuk, pestisida, serta pengembangan tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan sebagai bagian dari percepatan modernisasi pertanian di Papua Selatan.
Dengan beroperasinya SPBU Khusus Petani ini, diharapkan akses petani terhadap BBM bersubsidi menjadi lebih mudah, tepat sasaran, dan mendukung kelancaran kegiatan budidaya. Kehadiran fasilitas tersebut sekaligus memperkuat sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Pertamina, penyuluh, Brigade Pangan, dan petani dalam mewujudkan peningkatan produksi pangan di Kabupaten Merauke.
Merauke sebagai salah satu kawasan lumbung pangan nasional memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan. Oleh karena itu, berbagai dukungan pemerintah diharapkan dapat terus memperkuat produktivitas petani dan keberlanjutan produksi pangan di wilayah tersebut.
(Rahmat Fiansyah)