Sebagai contoh, Danantara telah menggabungkan enam perusahaan asset management yang sebelumnya dimiliki oleh masing-masing perbankan BUMN menjadi satu entitas.
Selain itu, Danantara juga melakukan konsolidasi pada sejumlah sektor yang selama ini dikelola secara terpisah. Salah satunya adalah sektor perhotelan, di mana terdapat sekitar 137 hotel BUMN yang sebelumnya dikelola melalui perusahaan-perusahaan berbeda.
"Jadi, dulu di BUMN kan setiap BUMN rata-rata punya hotel, dia bikin satu company. Nah, sekarang kita gabungkan, yang tadi kita punya 137 hotel supaya menjadi lebih efisien," kata Rosan.
Konsolidasi serupa juga dilakukan terhadap sektor rumah sakit. Danantara mencatat terdapat hampir 75 rumah sakit BUMN yang juga tengah diarahkan untuk dikonsolidasikan.
(NIA DEVIYANA)