sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

RI-AS Perkuat Kemitraan Ekonomi, Airlangga Bidik Kesepakatan Bisnis USD33 Miliar

Economics editor Rohman Wibowo
28/10/2026 14:28 WIB
Pemerintah memperkuat kemitraan ekonomi dengan Amerika Serikat (AS) untuk mengerek pertumbuhan nasional melalui pemanfaatan peluang bisnis yang konkret.
RI-AS Perkuat Kemitraan Ekonomi, Airlangga Bidik Kesepakatan Bisnis USD33 Miliar. Foto: iNews Media Group.
RI-AS Perkuat Kemitraan Ekonomi, Airlangga Bidik Kesepakatan Bisnis USD33 Miliar. Foto: iNews Media Group.

Pemerintah, kata Airlangga, turut mendorong pola kemitraan yang mampu mentransfer teknologi maupun keahlian manajerial demi memperkokoh keterkaitan rantai pasok industri domestik.

Pada industri komponen presisi, Airlangga memaparkan potensi pasar semikonduktor di Tanah Air yang diproyeksikan melonjak dari USD5,08 miliar pada 2025 menjadi USD7,07 miliar pada 2030. Tren ekspansi ini dinilai menjadi momentum emas untuk memperdalam alih teknologi dan memperkuat kapasitas manufaktur di dalam negeri.

Untuk menjaga iklim usaha tetap kondusif, Airlangga menekankan komitmen pemerintah dalam menempuh langkah debottlenecking untuk mengurai simpul-simpul hambatan yang dihadapi pelaku usaha di lapangan. Otoritas membuka kanal koordinasi lintas kementerian dan lembaga terkait agar kendala operasional yang dialami investor AS dapat segera dicarikan jalan keluar.

Terkait aspek tata niaga, Airlangga menyoroti pentingnya penyelesaian isu-isu perdagangan bilateral yang masih menjadi ganjalan bersama, termasuk pembahasan menyangkut Section 301 serta persoalan kelebihan kapasitas produksi. Penuntasan isu tersebut diharapkan memberikan kepastian hukum dan menjaga ketahanan rantai pasok antara kedua negara secara berkelanjutan.

“Kesepakatan ini diharapkan dapat menghasilkan nilai sekitar USD33 miliar, yang semoga dapat mendukung berbagai sektor, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat rantai pasok antara Amerika Serikat dan Indonesia. Kami terbuka bagi seluruh industri yang sebagian besar memang sudah berdiri di Indonesia. Jadi, jika Anda memiliki permintaan lain atau menghadapi tantangan tertentu, mari kita coba cari solusinya bersama,” ujar Airlangga.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement