Pembangunan rusun untuk hunian prajurit TNI di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah rampung seutuhnya dengan kemajuan fisik 100 persen. Sementara itu, pengerjaan rusun periode 2025–2026 telah berada di level 96,7 persen, dan proyek rusun IKN bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) menyentuh 88,22 persen.
Di sisi lain, penanganan kawasan permukiman kumuh membukukan realisasi sebesar 9,68 persen. Penyediaan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) yang menargetkan 600 unit kini mencatatkan kemajuan fisik di angka 31,33 persen.
Kinerja serapan juga ditunjukkan oleh Direktorat Jenderal Perumahan Perdesaan, di mana pagu anggaran senilai Rp3,716 triliun telah terserap 46,84 persen per 24 September 2026.
Realisasi pada unit kerja pendukung turut bergerak cepat, seperti Direktorat Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko yang menyerap anggaran Rp13,4 miliar atau 78,84 persen dari pagu Rp17 miliar.