BPS juga melaporkan realisasi luas panen jagung pada bulan September 2026 turun 3,59 persen menjadi 0,21 juta hektare. Seiring penurunan tersebut, produksi jagung pipilan kering kadar air 14 persen (JPK KA 14 persen) diperkirakan sebesar 1,30 juta ton atau turun 6,46 persen dibanding September tahun lalu.
"Namun demikian, produksi JPK KA 14 persen sepanjang Januari-September 2026 secara kumulatif mencapai 13,16 juta ton, lebih tinggi 2,73 persen dibanding Januari-September 2025," ujarnya.
(NIA DEVIYANA)