“Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan bagian dari inisiatif Pertamina menuju transisi energi bersih, sekaligus mendukung upaya pencapaian target emisi rendah karbon secara berkelanjutan,” ujar Oki dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2026).
Melalui kerja sama ini, Pertamina dan PAL Jaya akan mengkaji lebih lanjut potensi pemanfaatan FOG sebagai bahan baku biofuel. Hasil penjajakan diharapkan dapat menjadi dasar untuk mengidentifikasi peluang pengembangan kerja sama lebih lanjut.
Penjajakan juga sekaligus membuka potensi penciptaan nilai tambah dari pemanfaatan limbah secara berkelanjutan. Melalui proses pengkajian ini, kedua pihak dapat memahami potensi yang ada sebelum menentukan langkah selanjutnya.
(NIA DEVIYANA)