sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pertamina dan PAL Jaya Jajaki Potensi Limbah Lemak hingga Minyak sebagai Bahan Baku Biofuel

Economics editor Nia Deviyana
14/10/2026 07:53 WIB
Inisiatif ini membuka peluang sinergi antara sektor energi dan pengelolaan air limbah melalui pendekatan ekonomi sirkular.
Pertamina dan PAL Jaya Jajaki Potensi Limbah Lemak hingga Minyak sebagai Bahan Baku Biofuel. Foto: Pertamina.
Pertamina dan PAL Jaya Jajaki Potensi Limbah Lemak hingga Minyak sebagai Bahan Baku Biofuel. Foto: Pertamina.

IDXChannel - PT Pertamina (Persero) dan Perusahaan Umum Daerah Pengelolaan Air Limbah Jaya (PAL Jaya) menjajaki potensi pemanfaatan Fat, Oil, and Grease (FOG) sebagai bahan baku biofuel, termasuk Sustainable Aviation Fuel (SAF). 

Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) menjadi langkah awal bagi kedua pihak untuk menjajaki peluang pemanfaatan FOG yang dihasilkan dan/atau dikelola PAL Jaya sebagai sumber bahan baku alternatif untuk pengembangan biofuel. Inisiatif ini membuka peluang sinergi antara sektor energi dan pengelolaan air limbah melalui pendekatan ekonomi sirkular.

Pendekatan ini sejalan dengan semangat ekonomi sirkular, yaitu memandang limbah bukan sebagai akhir dari sebuah proses, melainkan sebagai sumber daya yang masih dapat dimanfaatkan. Dengan menjajaki FOG sebagai bahan baku alternatif, kedua pihak berupaya melihat bagaimana limbah yang selama ini perlu dikelola dapat diarahkan menjadi sesuatu yang bernilai bagi sektor energi.

Bagi Pertamina, penjajakan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan low-carbon business melalui optimalisasi potensi sumber daya alternatif. Pendekatan waste to energy membuka peluang untuk mengidentifikasi pemanfaatan limbah yang memiliki nilai tambah sekaligus mendukung pengembangan energi rendah karbon.

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza , menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari langkah nyata perusahaan dalam mendorong transisi energi.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement