Amran menerangkan, pemerintah telah menjalankan sejumlah kebijakan untuk meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani. Kebijakan tersebut antara lain penyesuaian harga pembelian pemerintah (HPP) gabah dan jagung, kepastian penyerapan hasil panen, efisiensi regulasi penyaluran pupuk bersubsidi, serta penurunan harga pupuk subsidi hingga 20 persen.
“Kita ingin petani semakin sejahtera. Negara harus hadir melindungi dan memberikan jaminan bagi petani. Jika petani semangat untuk bertani, swasembada pangan berkelanjutan dapat terwujud,” katanya.
(Dhera Arizona)