"Kemenperin memiliki komitmen untuk mendorong pemanfaatan produk-produk dalam negeri, terutama bahan baku, agar lebih maksimal," ujarnya dalam acara KRISTAInterFOOD 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Rabu (4/11/2026).
Sarmuji menilai penguatan industri mamin melalui pemanfaatan sumber daya domestik perlu diikuti dengan inovasi agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional.
Dia juga menyoroti masih banyak produk makanan Indonesia yang belum dikenal di luar negeri. Dengan begitu, diperlukan ruang promosi dan perdagangan untuk memperkenalkan keunggulan produk pangan nasional kepada pasar global.
Sementara itu, CEO Krista Exhibition Group Daud D. Salim mengatakan KRISTAInterFOOD 2026 turut menjadi wadah bagi industri kecil dan menengah (IKM) untuk memperkenalkan inovasi produk pangan berbasis teknologi.
Pameran yang berlangsung mulai 4 November 2026 tersebut menghadirkan sekitar 1.100 peserta, termasuk 100 UMKM dari 16 negara. Sejumlah negara juga berpartisipasi melalui paviliun khusus, yakni Thailand, Amerika Serikat, dan China.