IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pertumbuhan ekonomi nasional ditargetkan hingga 8 persen pada 2029. Untuk mencapai hal tersebut, Airlangga bakal memaksimalkan bauran kebijakan terpadu.
Pendekatan ini menempatkan instrumen fiskal sebagai motor penggerak, kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas moneter sekaligus menstimulasi likuiditas pembiayaan perbankan, serta sinergi entitas Danantara bersama pelaku usaha swasta dalam mengakselerasi penanaman modal.
Selain itu, arah diversifikasi mesin pertumbuhan difokuskan pada sektor ekosistem kendaraan listrik, digitalisasi ekonomi, rantai pasok semikonduktor, pemanfaatan kecerdasan buatan, ketahanan pertanian, serta sektor energi.
Untuk mengawal sasaran tersebut, pemerintah menyusun empat pilar strategis, diawali langkah deregulasi serta pembenahan hambatan operasional berdasarkan payung Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 2026.
Pilar berikutnya mencakup penguatan pembiayaan dan iklim investasi, peningkatan kualitas dan keahlian sumber daya manusia lewat penyediaan kuota magang bagi 150.000 peserta serta pemberdayaan 220.000 lulusan pendidikan vokasi, hingga perluasan penetrasi pasar dan diplomasi ekonomi internasional yang ditopang 25 kesepakatan dagang aktif serta 13 perjanjian dagang lain yang tengah dinegosiasikan.