“Alhamdulillah dengan hadirnya Bapak Amran, sebagai bapak kami para petani dan peternak, sangat membantu sekali,” ujar Zainuddin.
Menurut Zainuddin, bantuan jagung SPHP tahap pertama dan kedua telah membantu peternak menghadapi tingginya harga bahan baku pakan di pasaran. Ia menyebut harga jagung di pasaran telah mencapai Rp7.800 per kilogram, sedangkan jagung SPHP yang diterima peternak sebesar Rp5.500 per kilogram.
“Harga pakan pabrikan selalu naik dan naik terus tanpa ada kompromi. Jagung di luaran hari ini sudah tembus Rp7.800 per kilogram, dengan jagung SPHP hanya Rp5.500 per kilogram. Ini sangat membantu kami selaku peternak,” ujarnya.
Zainuddin berharap dukungan pasokan jagung dapat terus dilanjutkan, termasuk penambahan kuota pada tahun berikutnya. Ia juga berharap kenaikan harga pakan dapat diimbangi dengan harga jual telur yang memadai sehingga usaha peternak tetap berkelanjutan.
“Harapan kami tentu yang pertama, karena harga pakan pabrikan selalu naik, kalaupun naik diimbangi dengan harga telur juga diangkat. Tadi sudah disampaikan arahan Bapak Menteri bahwa harga telur tidak boleh di bawah ketentuan, yaitu Rp24.000 per kilogram,” katanya.