"Dalam aspek pendanaan, BP BUMN dan Danantara Indonesia mendukung penuh penguatan struktur pendanaan proyek berbasis project financing yang menjadi salah satu bagian utama dalam transformasi perusahaan," kata Dony.
Dari sisi operasional, Dony juga menginstruksikan HK untuk memperketat sistem mitigasi risiko dan mekanisme pengambilan keputusan komersial. Standar operasional kerja perlu difokuskan pada penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta memegang teguh asas kehati-hatian secara konsisten.
Selain itu, manajemen dituntut lebih cermat dalam mengukur kapasitas finansial sebelum menyetujui komitmen investasi baru di sektor jalan tol maupun konstruksi umum. Hal ini diperlukan demi memastikan ekspansi korporasi tetap selaras dengan kemampuan arus kas serta jadwal pelunasan liabilitas keuangan perusahaan.
"Di sisi operasional, pengelolaan proyek dan pengembangan bisnis harus mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan mempertimbangkan risiko serta kemampuan nyata perusahaan dalam menjalankan seluruh kewajibannya," kata Dony.
(Rahmat Fiansyah)