Danantara juga mengamankan aliansi teknologi semikonduktor untuk memenuhi kebutuhan cip dan pengendali. Menurut Sigit, waktu tunggu komponen tersebut di pasar global saat ini mencapai 16-48 bulan.
"Industri data center sangat sarat teknologi, dan kami sudah menandatangani kontrak kerja sama dengan industri di Inggris, Arm, untuk mendukung pengembangan enam sektor industri prioritas. Kami juga mengamankan aliansi teknologi semikonduktor untuk kebutuhan cip dan pengendali yang saat ini antreannya di pasar global mencapai 16 hingga 48 bulan," katanya.
Dari sisi investasi, Danantara mengklaim penjajakan dengan sejumlah perusahaan teknologi global menunjukkan kemajuan. Sigit mengatakan, pihaknya telah mencapai kesepakatan dengan perwakilan korporasi Silicon Valley yang rencananya akan direalisasikan dalam forum DTIIF.
"Dua minggu lalu saya bertemu dengan perwakilan korporasi Silicon Valley di Bali dan kami berhasil menyepakati transaksi luar biasa yang akan direalisasikan di forum DTIIF nanti," ujarnya.
Danantara saat ini memiliki program pengembangan pusat data dengan kapasitas sekitar 1 gigawatt. Sigit memperkirakan seluruh lahan yang disiapkan untuk pengembangan tersebut akan segera terisi seiring tingginya minat investor.