sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bahlil: 10 Ribu Desa Lebih Belum Terjangkau Listrik

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
22/09/2026 14:00 WIB
Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah mengingat Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dengan lebih dari 17 ribu pulau
Bahlil: 10 Ribu Desa Lebih Belum Terjangkau Listrik (Foto: iNews Media Group)
Bahlil: 10 Ribu Desa Lebih Belum Terjangkau Listrik (Foto: iNews Media Group)

Bahlil menambahkan, pemerataan akses listrik menjadi bagian penting dari agenda pemerintah, khususnya dalam mewujudkan swasembada energi.

Dia menyebut, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar swasembada energi menjadi salah satu prioritas pemerintah selain swasembada pangan sehingga listrik menjadi salah satu komponen utama dalam mewujudkan agenda tersebut.

"Di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo memerintahkan kepada kami bahwa salah satu poin penting di Asta Cita, selain daripada swasembada pangan, adalah swasembada energi. Dan motor daripada swasembada energi ini salah satu di antaranya adalah listrik," kata Bahlil.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerintah telah memasukkan rencana pembangunan kapasitas pembangkit dan jaringan listrik dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034.

RUPTL tersebut memprogramkan pembangunan pembangkit listrik sebesar 69,5 gigawatt hingga 2034. Sebanyak 70 persen dari tambahan kapasitas tersebut diarahkan berasal dari energi baru terbarukan. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement