sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Penguatan Fondasi Keuangan Generasi Muda Bisa Ditempuh lewat Edukasi Terstruktur Sejak Usia Dini

Banking editor Rohman Wibowo
13/09/2026 20:00 WIB
Kebijakan pembukaan rekening bank secara massal bagi generasi muda dinilai bukan satu-satunya cara untuk meningkatkan inklusi keuangan.
Penguatan Fondasi Keuangan Generasi Muda Bisa Ditempuh lewat Edukasi Terstruktur Sejak Usia Dini. (Foto Istimewa)
Penguatan Fondasi Keuangan Generasi Muda Bisa Ditempuh lewat Edukasi Terstruktur Sejak Usia Dini. (Foto Istimewa)

Rencana pembukaan hingga 200 juta rekening juga dinilai tidak rasional jika disandingkan dengan komposisi demografi riil penduduk berusia 17 tahun ke atas. Di sisi lain, skema penyertaan saldo awal pada program tersebut dipandang lebih banyak memberi keuntungan sepihak bagi industri perbankan ketimbang masyarakat penerima.

"Saldo Rp50 ribu itu tidak bisa ditarik atau dimanfaatkan nasabah karena berstatus saldo minimal yang akhirnya mengendap cuma-cuma dan memperbesar likuiditas perbankan. Target 200 juta rekening pun tidak masuk akal karena tingkat kepemilikan rekening sudah tinggi dan jumlah penduduk dewasa kita tidak sebanyak itu," kata Nailul.

Dia menilai skema saldo mengendap tersebut pada praktiknya hanya menjadi mekanisme penyerahan dana secara cuma-cuma kepada pihak perbankan yang menghimpun jutaan nasabah baru tanpa memberi dampak ekonomi riil bagi pemegang rekening.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement