Kegiatan ini merupakan penyelenggaraan terakhir SYAFIF pada 2026 setelah sebelumnya berlangsung di Banjarmasin dan Aceh. OJK menyelenggarakan kegiatan tersebut bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), pelaku usaha jasa keuangan syariah, asosiasi, serta kementerian dan lembaga terkait untuk memperluas literasi dan akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah.
Friderica menegaskan bahwa penyelenggaraan SYAFIF merupakan bagian dari upaya OJK untuk memperkuat literasi sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan produk dan layanan keuangan syariah secara tepat.
“Pertama tentu saja memperkuat literasi keuangan syariah masyarakat. Ini sangat penting karena jangan sampai orang melakukan inklusi tanpa literasi itu sendiri. Itu bisa bahaya. Yang kedua, tentu bagaimana membukakan akses. Jadi, ini penting,” kata Friderica.
Selama tiga hari penyelenggaraan, masyarakat dapat mengenal berbagai produk dan layanan keuangan syariah melalui 22 stan pelaku usaha jasa keuangan syariah dan dua stan ekosistem syariah, serta mengikuti berbagai kegiatan edukasi dan gelar wicara.
Rangkaian SYAFIF Goes to Makassar 2026 mencatat pembukaan 10.598 rekening baru dengan total volume transaksi penghimpunan dan penyaluran dana mencapai Rp230,94 miliar, yang merupakan akumulasi capaian kegiatan pra-acara pada 19 hingga 29 Oktober 2026 dan acara utama pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.